|
Rabu, 4 November 2009, 19:36 WIB TPF Periksa Kapolri & Penyidik Kasus Bibit - Chandra Durasi : Kapolri dan penyidik polri yang namanya disebut dalam rekaman rekayasa, hari ini (04/11) memenuhi panggilan Tim Pencari Fakta kasus Bibit dan Chandra. |
VIDEO LAINNYA
Mahasiswa Tuntut Susno Duadji dan AH Ritonga Dicopot
Desakan agar Wakil Jaksa Agung, AH Ritonga dan Kabareskrim Polri, Susno Duadji di-nonaktifkan terus berlangsung
Kadiv Humas Mabes Polri Gelar Konpers
Mabes Polri siang ini (04/11) menggelar keterangan pers. Polri menilai Kepolisian sudah bertindak searif mungkin, dengan mengakomodir penangguhan penahanan terhadap dua pimpinan non aktif KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, Selasa, 4 November 2009 malam.
Sejumlah Nama Pejabat Disebut-Sebut Dalam Rekaman Bag.1
Mahkamah Konstitusi telah memutar isi rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi KPK selasa kemarin. Dalam rekaman tersebut, sejumlah nama pejabat disebut berulang kali.
Sejumlah Nama Pejabat Disebut-Sebut Dalam Rekaman Bag.2
Mahkamah Konstitusi telah memutar isi rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi KPK selasa kemarin. Dalam rekaman tersebut, sejumlah nama pejabat disebut berulang kali.
TPF Akan Panggil Kapolri dan Jaksa Agung
Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum kasus Bibit dan Chandra mendesak Polri untuk mengambil langkah hukum yang diperlukan untuk memperjelas kasus ini sebelum adanya penghilangan jejak.
Lima Pimpinan KPK Hadiri Rapat Dengar Pendapat DPR
Pimpinan KPK hari ini menggelar rapat dengar pendapat dengan Komisi 3 DPR. Rencananya rapat akan membahas isi rekaman yang diduga rekayasa kriminalisasi KPK.
Anggodo Masih Jalani Pemeriksaan
Anggodo Widjojo hingga siang ini masih diperiksa secara marathon di Bareskrim Mabes Polri.
Anggodo Dibawa ke Mabes Polri
Anggodo diperiksa polisi terkait rekayasa kasus yang melibatkan Bibit dan Chandra.
Penangguhan Penahanan Bibit dan Chandra
Bibit terharu dengan mengalirnya dukungan dari masyarakat Indonesia agar polisi menangguhkan penahanan terhadap Chandra dan dirinya.
Anggodo Minta Maaf Kepada Presiden SBY
Anggodo Widjojo, adik tersangka korupsi Anggoro Widjojo, meminta maaf kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab, nama SBY disebut-sebut dalam rekaman KPK yang berisi percakapan Anggodo yang diputar di Mahkamah Konstitusi, Selasa 3 November 2009. |
