Rabu, 4 November 2009, 15:56 WIB
Sejumlah Nama Pejabat Disebut-Sebut Dalam Rekaman Bag.2
Durasi :

Mahkamah Konstitusi telah memutar isi rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi KPK selasa kemarin. Dalam rekaman tersebut, sejumlah nama pejabat disebut berulang kali.

Kode: <iframe scrolling="no" frameborder="0" width="300" height="400" src="http://www.vivanews.com/embed/video/6584/" allowtransparency="true" style="border:1px solid #ccc"></iframe>
TPF Akan Panggil Kapolri dan Jaksa Agung

Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum kasus Bibit dan Chandra mendesak Polri untuk mengambil langkah hukum yang diperlukan untuk memperjelas kasus ini sebelum adanya penghilangan jejak.

Lima Pimpinan KPK Hadiri Rapat Dengar Pendapat DPR

Pimpinan KPK hari ini menggelar rapat dengar pendapat dengan Komisi 3 DPR. Rencananya rapat akan membahas isi rekaman yang diduga rekayasa kriminalisasi KPK.

Anggodo Masih Jalani Pemeriksaan

Anggodo Widjojo hingga siang ini masih diperiksa secara marathon di Bareskrim Mabes Polri.

Anggodo Dibawa ke Mabes Polri

Anggodo diperiksa polisi terkait rekayasa kasus yang melibatkan Bibit dan Chandra.

Penangguhan Penahanan Bibit dan Chandra

Bibit terharu dengan mengalirnya dukungan dari masyarakat Indonesia agar polisi menangguhkan penahanan terhadap Chandra dan dirinya.

Anggodo Minta Maaf Kepada Presiden SBY

Anggodo Widjojo, adik tersangka korupsi Anggoro Widjojo, meminta maaf kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab, nama SBY disebut-sebut dalam rekaman KPK yang berisi percakapan Anggodo yang diputar di Mahkamah Konstitusi, Selasa 3 November 2009.

Anggodo Siaran Langsung, Polisi Jaga tvOne

Anggota polisi berjaga-jaga di pintu gerbang komplek studio tvone di Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa 3 November 2009, malam. Sementara di dalam studio berlangsung wawancara dengan Anggodo Widjojo, adik tersangka korupsi Anggoro Widjojo.

Pernyataan Anggodo Membuat Tim Pengacara Bibit dan Chandra Khawatir

Bambang Widjojanto, pengacara dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, meminta Mahkamah Konstitusi membantu merekomendasikan perlindungan untuk Chandra terkait pernyataan Anggoro Widjojo bahwa kalau Chandra masuk bui, ia akan dihabisi.

Komentar Adnan Buyung Nasution Usai Sidang di MK

Tim independen verifikasi fakta dan proses hukum yang dibentuk Presiden baru saja ikut mendengar rekaman percakapan Anggodo Widjojo, adik buronan Anggoro Widjojo, dengan sejumlah orang.

Sejumlah Nama Pejabat Disebut-Sebut Dalam Rekaman Bag.1

Mahkamah Konstitusi telah memutar isi rekaman dugaan rekayasa kriminalisasi KPK selasa kemarin. Dalam rekaman tersebut, sejumlah nama pejabat disebut berulang kali.