Senin, 2 November 2009, 18:37 WIB
Tumpak : Rekaman Itu Ada
Durasi :

Ketua sementara KPK, Tumpak Hatorangan Pangabean, dalam jumpa pers di Gedung KPK siang tadi mengatakan, bahwa rekaman itu ada dan merupakan dokumen hasil penyelidikan KPK.

Kode: <iframe scrolling="no" frameborder="0" width="300" height="400" src="http://www.vivanews.com/embed/video/6565/" allowtransparency="true" style="border:1px solid #ccc"></iframe>
Dukungan Atas Bibit dan Chandra Kian Tak Terbendung

Dukungan kepada Bibit dan Chandra, 2 Ketua KPK nonaktif yang ditahan Polisi semakin menguat. Ironisnya tokoh lain yang memiliki konflik kepentingan dalam kasus ini justru tak tersentuh.

Rekaman Akan Ungkap Kasus Bibit dan Chandra

Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi meminta KPK untuk menghadirkan bukti rekaman percakapan yang mereka miliki.

Sejumlah Tokoh Komentari Penahanan Bibit dan Chandra

Sejumlah tokoh menyikapi penahanan Bibit Samad dan Chandra Hamzah, mulai dari mantan Presiden Abdurrahman Wahid hingga mantan Wakil Ketua KPK, Erry Riyana.

OC Kaligis dan Gayus Lumbuun Adu Mulut

Gayus Lumbun dan OC Kaligis nyaris adu jotos dalam acara Talkshow Apa Kabar Indonesia yang ditayangkan pagi tadi.

Prabowo : Bebaskan Bibit dan Chandra Jika Tak Ada Bukti

Menurut Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto polisi harus segera membebaskan dua pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah jika memang tidak memiliki alasan kuat.

Sejuta Tanda Tangan Dukung KPK

Perhimpunan Indonesia Muda menggalang aksi tanda tangan untuk mendukung dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.

Todung : Dibutuhkan Kearifan Untuk Percepat Persidangan

Pengacara Todung Mulya Lubis menyayangkan penahanan dua pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah yang dinilai tidak memiliki alasan yuridis. Polisi didesak untuk mengedepankan kebijaksanaan dalam kasus ini.

Perseteruan KPK dan Polri

Penahanan Chandra dan Bibit dimaknai banyak pihak sebagai puncak perseteruan antara KPK dan Polri. Memperkuat dugaan adanya rekayasa dibalik penetapan Chandra dan Bibit sebagai tersangka.

Bibit & Chandra Dibawa ke Rutan Kelapa Dua

Dua pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah kemarin malam (30/10) dipindahkan ke Markas Brigade Mobil di Kepala Dua, Depok, dari sebelumnya di tahanan Mabes Polri, Jakarta Selatan. Mereka keluar dari Mabes Polri pukul 19.50 WIB.

Gus Dur Jaminkan Diri Untuk Bibit-Chandra

Dukungan agar Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah mendapatkan penangguhan penahanan terus bertambah. Kali ini dukungan datang dari mantan Presiden Abdurrahman Wahid.