Rabu, 7 Oktober 2009, 16:28 WIB
Aktifitas di Pasar Tradisional Mulai Pulih
Durasi :

Sepekan pasca gempa, korban gempa di Sumatera Barat mulai beraktifitas. Transaksi jual beli di pasar tradisional mulai normal. Aktifitas belajar juga sudah mulai berjalan meskipun gedung sekolah mereka masih rusak akibat gempa.

Kode: <iframe scrolling="no" frameborder="0" width="300" height="400" src="http://www.vivanews.com/embed/video/6325/" allowtransparency="true" style="border:1px solid #ccc"></iframe>
Pemerintah AS Kirim Bantuan dan Tim Medis

Pemerintah AS dan sejumlah lembaga swasta menunjukkan kepedulian pada korban gempa di Padang, Sumatera Barat dengan mengirimkan langsung bantuan yang dibutuhkan berikut tim medis yang diperlukan di lokasi.

Bakrie Untuk Negeri Serahkan Bantuan

Bantuan untuk korban gempa di Padang, Sumatera Barat terus mengalir. Salah satunya datang dari Bakrie Untuk Negeri yang menyerahkan bantuan berupa tenda, selimut, makanan dan obat-obatan.

Padang Kembali Diguncang Gempa 4.5 SR

Gempa susulan kembali terjadi di Padang pada pukul 10.19 WIB.

Tim Dokter BSMI Operasi 17 Korban Patah Tulang

Hingga hari ke-5 pasca gempa Sumatera Barat, Tim Dokter Bulan Sabit Merah Indonesia telah berhasil melakukan operasi tulang 17 pasien korban gempa.

Tiga Puluh Siswa dan Dua Guru Tewas Saat Gempa

Sebanyak 30 murid dan 2 orang guru Sekolah Dasar Negeri 14 Padang Pariaman menjadi korban longsor akibat gempa di Sumatera Barat.

Video Amatir Detik-Detik Terjadinya Gempa

Proses evakuasi terhadap ratusan warga di tiga dusun  yang tertimpa longsor akibat gempa di Desa Nagari Tandike, Padang Pariaman, Sumatera Barat hingga kini terus dilakukan.

75% Sekolah di Padang Hancur

Aktifitas belajar mengajar di kota Padang masih terganggu karena 75% gedung sekolah di Kota Padang hancur akibat gempa.

Distribusi Lambat, Warga Kelaparan

Lambatnya distribusi yang dilakukan tim relawan menyebabkan bantuan yang terus datang akhirnya membludak sia-sia di bandara Internasional Minangkabau.