Jum'at, 17 Juli 2009, 15:03 WIB
SBY: Aksi Bom Diperkirakan Dilakukan Kelompok Teroris
Durasi :

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ikut berduka atas ledakan bom di Hotel Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Presiden juga menyatakan bahwa ada kemungkinan ledakan bom ini dilakukan oleh kelompok teroris

Kode: <iframe scrolling="no" frameborder="0" width="300" height="400" src="http://www.vivanews.com/embed/video/5590/" allowtransparency="true" style="border:1px solid #ccc"></iframe>
SBY: Saya Jadi Target Latihan Tembak Teroris

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa menjadi target sasaran teroris yang diduga meledakkan Hotel JW Marriot dan Hotel Ritz Carlton. Data intelijen yang masuk menunjukkan latihan yang dilakukan para teroris menargetkan dirinya.

Laporan Terakhir Dari RS MMC

39 korban ledakan Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton dirawat di RS MMC, 21 orang diantaranya WNA dan 18 orang lainnya adalah WNI

Presdir PT Holcim Jadi Korban Ledakan

Dua korban luka dan satu korban meninggal akibat ledakan Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Medistra. Salah satu korban adalah Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) Timothy Mackay.

Korban Luka Juga Dilarikan ke RS Jakarta

Korban luka akibat ledakan di Ritz Carlton dan Mariott dilarikan ke RS Jakarta.

Situasi Restoran di Ritz Carlton

Gambar ini diambil sesaat setelah terjadi ledakan di restoran Ritz Carlton.

Video Sesaat Setelah Terjadinya Ledakan

Ledakan hebat yang melanda Hotel JW Marriott, Kuningan Jumat pagi, 17 Juli 2009, mengakibatkan sejumlah orang terluka.